SALON memang selalu menjadi pilihan banyak wanita untuk menghasilkan penampilan cantik.
Namun Marissa Haque mengaku tidak terlalu sering mengurusi kecantikannya ke salon.
"Sedang-sedang aja ya, mungkin dua bulan sekali potong rambut terus
kemudian kalau ada energi dan waktu juga aku facial dua bulan sekali,"
tutur istri Ikang Fawzi itu saat ditemui di Studio AD Jl.TB Simatupang,
(12/11).
Yang terpenting kata ibu dari Isabella Muliawati Fawzi dan Chikita
Fawzi itu, mendapatkan wajah tetap cantik adalah menjaga pola makan
"Intinya kalau bisa kita kurangin makan daging, lebih banyak makan sayur jadi lemak-lemaknya bisa larut," ujarnya.
Bukan hanya menjaga pola makan, tapi Marissa juga rajin olahraga di rumah yaitu renang dan fitness. (ossy julitasari / gur)
"Rahasia Cantik Marissa Haque di Usia Setengah Abad (Terimakasih tabloidbintang.com)"
Liputan6.com, Jakarta
Marissa Haque mengaku makin jatuh cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi.
Pasalnya, setiap pergi ke pelosok Indonesia, ia justru dikenal sebagai
istri sang rocker. Maklum, di era 80'an, nama Ikang begitu membahana
sebagai musisi rock papan atas. Apalagi, Ikang juga punya lagu yang
melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Marissa Haque mengaku makin jatuh cinta dengan sang suami,
Ikang Fawzi. Pasalnya, setiap pergi ke pelosok Indonesia, ia justru dikenal
sebagai istri sang rocker. Maklum, di era 80'an, nama Ikang begitu membahana sebagai
musisi rock papan atas. Apalagi, Ikang juga punya lagu yang melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar
saya bersuamikan penyanyi rock, dunia jadi semakin indah. Di sana saya lebih
dikenal sebagai istri Ikang Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan,
Jakarta Selatan, Rabu (26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru
saja pulang dari Bengkulu dalam rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon
legislatif 2014. Dalam sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD
lagu terbaru karya sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan
Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat majemuk dengan tingkat keramahan tinggi
seperti masyarakat di pulau Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar
yang mau mengabdi untuk wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun
tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha
`bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di lingkungan kantor Balaikota
Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam menghilangkan rasa lelah setelah
seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya
menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata mujarab untuk terapi kelelahan dan
kesedihan saya saat jauh dari suami dan kedua putri tercinta saya,"
tutupnya.
(mer)
Liputan6.com, Jakarta
Marissa Haque mengaku makin jatuh cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi.
Pasalnya, setiap pergi ke pelosok Indonesia, ia justru dikenal sebagai
istri sang rocker. Maklum, di era 80'an, nama Ikang begitu membahana
sebagai musisi rock papan atas. Apalagi, Ikang juga punya lagu yang
melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
Liputan6.com, Jakarta
Marissa Haque mengaku makin jatuh cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi.
Pasalnya, setiap pergi ke pelosok Indonesia, ia justru dikenal sebagai
istri sang rocker. Maklum, di era 80'an, nama Ikang begitu membahana
sebagai musisi rock papan atas. Apalagi, Ikang juga punya lagu yang
melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
n Edward
7
9
Liputan6.com, Jakarta Marissa Haque mengaku makin jatuh
cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi. Pasalnya, setiap pergi ke pelosok
Indonesia, ia justru dikenal sebagai istri sang rocker. Maklum, di era
80'an, nama Ikang begitu membahana sebagai musisi rock papan atas.
Apalagi, Ikang juga punya lagu yang melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
Bersuamikan Rocker, Marissa Haque Merasa Dunia Makin Indah
Comments 0
Kamis, 27 Maret 2014 12:10
Julian Edward
7
9
Liputan6.com, Jakarta Marissa Haque mengaku makin jatuh
cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi. Pasalnya, setiap pergi ke pelosok
Indonesia, ia justru dikenal sebagai istri sang rocker. Maklum, di era
80'an, nama Ikang begitu membahana sebagai musisi rock papan atas.
Apalagi, Ikang juga punya lagu yang melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
Bersuamikan Rocker, Marissa Haque Merasa Dunia Makin Indah
Comments 0
Kamis, 27 Maret 2014 12:10
Julian Edward
7
9
Liputan6.com, Jakarta Marissa Haque mengaku makin jatuh
cinta dengan sang suami, Ikang Fauzi. Pasalnya, setiap pergi ke pelosok
Indonesia, ia justru dikenal sebagai istri sang rocker. Maklum, di era
80'an, nama Ikang begitu membahana sebagai musisi rock papan atas.
Apalagi, Ikang juga punya lagu yang melegenda, yakni Preman.
"Alhamdulillah beruntung benar saya bersuamikan penyanyi rock, dunia
jadi semakin indah. Di sana saya lebih dikenal sebagai istri Ikang
Fawzi," ujar Marissa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu
(26/3/2014).
Icha, begitu Marissa disapa, baru saja pulang dari Bengkulu dalam
rangka mensosialisasikan dirinya sebagai calon legislatif 2014. Dalam
sosialisasinya tersebut, Icha tak lupa membagikan CD lagu terbaru karya
sang suami kepada masyarakat setempat.
"Saya beruntung mendapatkan Dapil Bengkulu yang berisi masyarakat
majemuk dengan tingkat keramahan tinggi seperti masyarakat di pulau
Bali. Sangat menghargai pendatang dan orang luar yang mau mengabdi untuk
wilayah dan masyarakatnya," imbuh artis 51 tahun tersebut.
Selama di Bengkulu, Icha `bersahabat` dengan dua kijang yang hidup di
lingkungan kantor Balaikota Bengkulu. Dua hewan itu membantu Icha dalam
menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.
"Setiap pagi dan petang, saya menyapa dua makhluk Allah itu. Ternyata
mujarab untuk terapi kelelahan dan kesedihan saya saat jauh dari suami
dan kedua putri tercinta saya," tutupnya.
(mer)
- See more at:
http://showbiz.liputan6.com/read/2028723/bersuamikan-rocker-marissa-haque-merasa-dunia-makin-indah#sthash.gfsBcrFo.dpuf
TEMPO.CO , Jakarta:
Muhammad Syamsi Ali telah 16 tahun tinggal di New York, Amerika
Serikat. Bukan sekadar warga biasa. Ayah lima anak ini adalah imam dan
Ketua Yayasan Masjid Al-Hikmah, yang didirikan muslim Indonesia di
Astoria. Ia juga Direktur Jamaica Muslim Center di Queens.
»Sebentar, saya ambil kopi dulu.” Muhammad Syamsi Ali menuju meja di
pinggir ruang VIP di Mulia Business Park, Pasar Minggu, Jakarta. Ia
kembali membawa secangkir kopi panas. »Silakan ngopi juga,” ia
menawarkan. »Di New York, saya sering minum kopi di Starbucks, tapi saya
tetap suka kopi Indonesia.”
Sejak serangan 11 September yang merobohkan World Trade Center dan
mengoyak Pentagon, nama Syamsi Ali kian populer karena beragam kegiatan
antar-imannya. Ia rajin mengenalkan Islam ke gereja dan sinagog. Ia juga
bekerja sama dengan kelompok Yahudi dan Kristen.
Dia bisa menjadi imam di New York berkat undangan Duta Besar
Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat itu,
Nugroho Wisnumurti. »Saya bertemu Pak Nugroho di Jeddah, Arab Saudi,”
kata Syamsi Ali kepada Tempo. »Kebetulan waktu itu saya tidak betah
mengajar di Islamic Education Foundation Jeddah (yayasan pendidikan
milik Amir Mamduh, adik Raja Fahd) karena adanya diskriminasi. »
Pada 2006, namanya masuk daftar tujuh pemimpin agama paling
berpengaruh di New York oleh New York Magazine. Ia merupakan satu dari
100 orang penerima 2009 Ellis Island Medal of Honor Award, penghargaan
non-militer tertinggi yang diberikan kepada imigran yang memberikan
kontribusi besar kepada masyarakat Amerika dan dunia oleh Organisasi
Koalisi Etnik Nasional. (Baca wawancara lengkap Tempo dengan Muhammad Syamsi Ali)
Jakarta - PAN selama ini dikenal sebagai partai gudangnya artis. Untuk pemilu 2014, sudah ada tiga artis yang siap maju dari PAN.
"Ada
Ikang Fawzi, Doktor Marissa Haque dan Mbak Desy Ratnasari, dia hampir
doktor juga lho," kata Ketua DPP PAN, Tjatur Sapto Edy, di Gedung DPR,
Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2013).
Tjatur mengatakan
pertimbangan utama memilih para artis tidak hanya dari sisi popularitas,
tapi juga dari kapabilitas mereka sebagai anggota DPR nantinya. PAN
sangat selektif dengan pemilihan calegnya.
"Caleg PAN harus
mempunyai kapasitas, kredibilitas dan harus punya track record yang
baik. Dia juga harus bisa menggaet massa," ujar Tjatur.
Ketua
Fraksi PAN itu mengatakan persiapan pencalegan akan selesai April 2013
mendatang. Dia menjamin kualitas caleg PAN tahun ini akan lebih baik
dari tahun sebelumnya.
"Caleg PAN tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkasnya.
(trq/van)
Ikang Fawzi, Marissa Haque dan Desy Ratnasari Sekarang Bersama PAN
Lucky Sondakh terlihat begitu serius menyaksikan jalannya persidangan
pertama sang putri. Sambil mengeluarkan BlackBerry miliknya, dia
berjejer bersama para juru foto dan kamera, mengabadikan proses
persidangan. Saat Angie menjadi tahanan KPK, Lucky jugalah yang paling
sering datang untuk bertemu dan memberi dukungan.
“Selama saya masih bisa bermain golf (sehat, red),
pasti saya akan datang menemui Angie. Ini yang sekarang bisa saya
lakukan untuk dia (Angie,red),” ucap mantan Rektor Sam Ratulangi,
Manado, itu dengan suara lirih.
Menerima kenyataan anaknya menjadi pesakitan, Lucky bertekat tidak
akan membiarkan kesedihannya mengerogoti kehidupannya. “Untuk
menghadapai badai, jangan sampai kesedihan mendominasi pikiran sehat
kita. Pikiran sehat kita yang harusnya mendominasi kesedihan itu,”
tegasnya.
Lucky ingin menunjukan perannya sebagai ayah yang bertanggung jawab
dan menjadi pahlawan bagi keluarganya. Namun tidak dalam bentuk
pembelaan dan menganggap anaknya berada dalam posisi yang benar. “Saya
harus jadi a good citizen and a responsible father. A father is a hero for his family.
Saya tidak mau membela anak saya dan tidak menurut hukum. Saya membela
anak saya, tapi dengan cara memberikan semangat, menghargai jaksa, peran
hakim, karena saya bukan hakim, saya hanya bisa ngajar orangnya,” ungkapnya.
Malam hari sebelum persidangan perdananya, Angie minta mama dan
papanya berdoa untuknya. Lucky dan istri pun menuruti kemauan sang
putri. “Karena saya Kristen, yah saya berdoa menurut agama
saya. Dia berdoa menurut agama dia. Kita adakan doa di rumah dan di
ruangannya, di Pondok Bambu. Saya berdoa agar dia diberi kekuatan dan
ketegaran menjalani semuanya,” kata Lucky.
“Every decision has it risk, semuanya ada resiko, politik
ada resikonya dan ini adalah salah satu resiko itu. Sejak awal saya
selalu bilang pada Angie. Apapun hasil penyidikan hasilnya harus
dilalui,” tandas Lucky, bijak. (yugo)
Beruntung Angelina Sondakh Punya Seorang Ayah Baik Lucky Sondakh
Kawasan Umum - JAKARTA- Sosok Umar bin
Khattab yang memiliki jiwa kepemimpinan teladan sangat dikagumi
banyak orang. Salah satunya Marissa Haque yang sangat mengagumi sosok
Umar.
“Umar yang terlihat garang, ketika dibacakan ayat-ayat Alquran
langsung luluh hatinya. Itu yang namanya hidayah kan,” kata Marrisa
saat ditemui di Kampus UIN, Ciputat, Tangerang Selatan.
Begitu juga dalam kehiduan keluarganya, Marrisa dan Ikang Fawzi
mencoba mengaplikasikan ajaran yang baik untuk diterapkan dalam
keluargannya.
“Ikang dan saya sebagai wakil imam di rumah, kita lead by example. Apa yang kita lakukan sesuai dengan apa yang kita katakan sebagai manusia yang penuh dengan kesalahan,” ujarnya.
(rik)
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian Hatta Rajasa tidak setuju dengan rencana pemerintah
kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berniat menghapus status hutan lindung
di kawasan Puncak.
"Jawa itu sudah sangat kritis
terhadap hutan. Beberapa daerah sudah kurang dari 30 persen. Kalau mau
diubah, jelas akan menimbulkan bencana dan persoalan besar. Jadi jangan
hutan," tegas Hatta di Jakarta, Selasa (31/7/2012).
Menurutnya,
masih banyak kawasan yang lebih tepat untuk diubah menjadi hutan
produksi, permukiman, dan perkebunan. "Masih banyak lahan-lahan yang
dikategorikan terlantar, bisa digunakan," ujarnya.
Draf revisi
Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 19 Tahun 2008 tentang Rencana
Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor sedang dikaji Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bogor.
Ditargetkan pada
Oktober-November 2012 draf itu diajukan ke DPRD Kabupaten Bogor. Dengan
adanya revisi ini maka kawasan hutan lindung Puncak akan berganti status
menjadi itu akan berganti status menjadi hutan produksi, permukiman,
dan perkebunan.
Pada Perda RTRW Kabupaten Bogor yang berlaku saat
ini disebutkan kawasan fungsi lindung terdiri dari hutan konservasi
sebesar 14,24 persen dari luas wilayah Kabupaten Bogor (45.559 hektar)
dan hutan lindung sebesar 2,93 persen (8.745 hektar).
"Halimun
itu begitu saya mantan Menristek saya tahu Halimun. Kalau terjadi
sesuatu, dmn jenis pohon Indonesia punah, Halimun itu salah satu
cadangan biota yg ada yg mewakili hampir sekian persen. Itu kawasan yg
hrs kita jaga," jelasnya. [rus]
"Marissa Haque Ikang Fawzi: Dua Jempol untuk Sikap Tegas Bang Hatta Rajasa Soal Hutan Lindung Kab. Bogor"
Beberapa Resolusi Marissa Haque Tahun 2012 antara lain adalah: (1) buat
kartu nama baru; dan (2) turut membereskan mafia SP3 pidana illegal logging di Provinsi Riau"
JAKARTA--MICOM: Boneka tokoh cerita Unyil meski tidak
didaftarkan ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), hak
ciptanya tetap milik penciptanya yakni Pak Raden.
Penegasan itu disampaikan Dirjen HaKI Ahmad M Ramli usai menerima
Pak Raden (Suyadi) yang didampingi Tim Advokasi dan Konsultan HKI antara
lain R. Dwiyanto Prihartono, Risa H Amrikasari, Yosafat T Triharjanto,
Lury Elza Alex, dan Khrisna Pabichara, Kamis (26/4).
Dikatakan Ramli, hak cipta adalah hak yang mendapat perlindungan
kuat meskipun tidak didaftarkan ke Ditjen HKI. Rezim hukum yang berlaku
telah memberikan perlindungan terhadap suatu ciptaan yang telah lahir
dan memenuhi syarat seperti ciptaan Pak Raden yakni boneka tokoh cerita
Unyil.
Dirjen HaKI Ramli juga mengimbau agar ditempuh penyelesaian menggunakan cara out of court settlement
(di luar pengadilan). Ini untuk mencapai hasil maksimal dengan tetap
mempertahankan aspek manfaat dan ekonomi selain aspek moral atas suatu
ciptaan.
Di sisi lain, R. Dwiyanto yang mendampingi Pak Raden mengatakan,
persoalan pokok tentang boneka si Unyil milik Pak Raden karena
terjadinya distorsi dalam perumusan kontrak yang bersifat tidak
menguntungkan bagi pencipta. (Faw/OL-5)
"Dirjen HaKI Tetapkan Hak Cipta Unyil di Tangan Pak Raden: dalam Marissa Haque Fawzi"
BATAM - Dalam
kunjungan kerjanya selama dua hari di Kepulauan Riau, Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono menyempatkan diri
mengunjungi Infinite Studios di kawasan Nongsa, Batam, Sabtu (28/4)
pagi.
Di studio animasi terbesar di Asia Tenggara inilah film animasi Meraih Mimpi yang pada tahun 2007 diputar di bioskop-bioskop Indonesia diproduksi. Film animasi anak-anak seperti Garfield, Rollbots, dan Franklin and Friends juga dihasilkan dari sini.
SBY dan Ibu Ani menonton beberapa animasi pendek hasil karya studio ini
dan kemudian meninjau kompleks studio. Ketika melihat tempat para
animator bekerja, SBY dan Ibu Ani berbincang dengan seorang animator,
Febri Indriani namanya, dan bertanya mengenai pekerjaannya. Febri
adalah alumnus Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Bandung.
Presiden kemudian berkeliling ke Ruang Art yang berisi properti film, Backlot yang merupakan setting untuk film luar ruang, dan studio yang saat itu sedang digunakan sebagai setting film Wild West.
Infinite Studios berada di kawasan yang masih 'perawan'. Di
sekelilingnya masih banyak lahan kosong yang ditumbuhi rerimbunan
ilalang dan pepohonan yang tak terawat. Infinite memiliki setidaknya
tiga ruang studio dan sebuah ruang utama.
"Kita semua bangga," kata Presiden kepada mereka yang sedang bekerja di studio, pada akhir kunjungannya.
"Saya berharap kalian akan terus berkarya dan menjadi lebih baik" tambahnya seperti dilansir laman Presiden ri. (c8/lik)
Seperti diketahui, Platinoem Band menggarap lagu The Winner yang dilantunkan bersama Ikang untuk Ost film Negeri Lima Menara yang cukup sukses di pasaran.
"Bukan berarti saya lupa umur, rajin olahraga, jaga makanan yang kita konsumsi, dan hidup tetap semangat membuat saya tetap bisa seperti sekarang ini," kata Ikang disela-sela tampil bersama Platinoem Band di acara peresmian Gedung J5 Universitas Gunadarma di Sentra Primer Baru Timur, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (13/4) sore.
Selain tetap energik di panggung, suami artis Marissa Haque tetap terus berkarya. bapak dua anak ini tengah merampungkan album solo terbarunya. "Saya lagi menyiapkan album solo. Judulnya In Love With. Sekarang tinggal mixing, sudah 90 persen karena ada banyak diskusi juga untuk video klip," kata Ikang.
Di album terbarunya ini, pria kelahiran Jakarta 23 Oktober 1959 menuturkan, untuk konsep musiknya mengusung konsep unplugged. "Konsepnya bukan rock, tapi unplugged karena saya ingin tampil beda. Saya kira konsep itu sesuai dengan usia dan penggemar saya sekarang karena masih bertema cinta," kata Ikang mengaku tetap optimis dan tak terlalu khawatir dan bahkan bahkan tak ambil pusing jika album barunya itu tak laku di pasaran.
"Saya hanya menargetkan untuk komunitas. Jadi tidak terlalu muluk dalam penjualan album. Kebetulan saya punya komunitas banyak. Laku 1.000 saja sudah untung," tandasnya.
Dan singgung kolaborasi bersama Platinoem Band , rocker yang juga menekuni bisnis properti ini memberikan apresiasi kepada Universitas Gunadarma yang memberikan keleluasan bagi mahasiswa?mahasiswinya untuk mengaktualisasikan dirinya di luar kuliah.
"Ini terbukti dengan terbentuknya Platinoem Band yang selama ini di suport kampusnya terbukti sudah berkarya dan menciptakan lagu The Winner yang menjadi kompilasi Ost film Negeri Lima Menara yang cukup sukses,"ujar Ikang
Pada kesempatan acara itu, Ikang selain melantunkan lagu The Winner bersama Sam, vokalis Platinoem, lewat iringan Platinoem, Ikang juga melantunkan beberapa lagu miliknya yang sudah tak asing di telinga, seperti Si Boy, Preman, hinga Permata Hitam.
"Kami bangga bisa bernyanyi bersama legenda hidup rocker Indonesia yang hingga kini masih fit dan suaranya masih terjaga dengan baik," kata Sam, vokalis Platinoem.
"Marissa Haque: Suamiku Ikang Fawzi Alhamdulillah di Panggung Selalu Enerjik & Terus Berkarya"
Sekilas tentang Raidy Noor
-
*SIAPA* yang tidak kenal Raidy Noor? Musisi yang jadi pentolan dan andalan *The
Cockpit Band*, ’Genesis’-nya Indonesia ini, namanya pernah melambung
sebari...
Marissa Haque Ikang Fawzi: Kematian Itu Sangat Dekat Dear Tweeps
-
Kematian itu sangat dekat dear Tweeps, jgn pernah bosan berbuat baik.
Allahu Akbar!
pic.twitter.com/TJMv5bPhCW
[image:
f5e70122f5a7e34a56114ee0d0e43f8c...
Ikang Fawzi (Karya Lirik Lagu): "Salam Terakhir"
-
Di malam ini kuberanikan diri menemuimu 'tuk kesekian kalinya Janganlah
kau takut tiada guna pula kau bicara Kuingin menatapmu, dewiku Dan kini
kusadari b...
-
*Belajar Bahasa Perancis, Segera Marissa!*
*Clip de Carla Bruni "Quelqu'un m'a dit" extrait de l'album du même nom*
*http://youtu.be/XvyMG0z0FZY *
*Dom...
Sosialisasi Tim Pemenangan Pasangan Nomor 4
-
*Pilih Nomor 4, Zainudin & Ikang: Rony Desa (Bengkulu)*
Tim pemenangan pasangan nomor 4 Zainudin HAsan dan Ikang Fawzi terdiri dari
para sukarelawan yang t...
The Story of Miss Bella Fawzi
-
*Berawal dari Buku Cergam Bilingual*
Sejak kecil ibuku Marissa Haque rajin menjejali aku dan adikku – kami hanya
berdua perempuan semua (Chikita Fawzi nam...
Lanjutkan.....
-
Walaupun belum ada hasil resmi dari KPU mengenai kemenangan SBY-Boediono,
namun saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap
SBY-B...
Catatan: Gaya Saat Mengajar
-
Berbagi Ilmu
Inilah gaya saya kalau sedang berbagi ilmu, ilmu menulis dan meliput berita
tentunya. Pada foto hasil jepretan rekan Kompasianers Novrita itu,...
Prestasi-prestasi Marissa Haque Fawzi
-
Kumpulan Prestasi Marissa Haque Fawzi, SH, MHum.
Grant:
1. Yayasan Kawula Alit Nusantara, 2004Untuk mendapatkan MA pada School of
Telecommunication di Ohio...
Sekilas tentang Raidy Noor
-
*SIAPA* yang tidak kenal Raidy Noor? Musisi yang jadi pentolan dan andalan *The
Cockpit Band*, ’Genesis’-nya Indonesia ini, namanya pernah melambung
sebari...
Marissa Haque Ikang Fawzi: Kematian Itu Sangat Dekat Dear Tweeps
-
Kematian itu sangat dekat dear Tweeps, jgn pernah bosan berbuat baik.
Allahu Akbar!
pic.twitter.com/TJMv5bPhCW
[image:
f5e70122f5a7e34a56114ee0d0e43f8c...
Nokia `Lumia Android`Siap Meluncur di Indonesia
-
Nokia `Lumia Android`Siap Meluncur di Indonesia - Nokia sejak lama
dikabarkan sedang membangun sebuah ponsel pintar yang ditenagai sistem
operasi Android. ...
Ikang Fawzi (Karya Lirik Lagu): "Salam Terakhir"
-
Di malam ini kuberanikan diri menemuimu 'tuk kesekian kalinya Janganlah
kau takut tiada guna pula kau bicara Kuingin menatapmu, dewiku Dan kini
kusadari b...
The Story of Miss Bella Fawzi
-
*Berawal dari Buku Cergam Bilingual*
Sejak kecil ibuku Marissa Haque rajin menjejali aku dan adikku – kami hanya
berdua perempuan semua (Chikita Fawzi nam...
Lanjutkan.....
-
Walaupun belum ada hasil resmi dari KPU mengenai kemenangan SBY-Boediono,
namun saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap
SBY-B...
Catatan: Gaya Saat Mengajar
-
Berbagi Ilmu
Inilah gaya saya kalau sedang berbagi ilmu, ilmu menulis dan meliput berita
tentunya. Pada foto hasil jepretan rekan Kompasianers Novrita itu,...
MERENDA ASA YANG TERSISA
-
Samudera kehidupan dirasakan sungguh berat utk sebagian umat manusia di
negeriku, karena banyak peristiwa-peristiwa kelam yang terjadi seolah tanpa
henti,...
Prestasi-prestasi Marissa Haque Fawzi
-
Kumpulan Prestasi Marissa Haque Fawzi, SH, MHum.
Grant:
1. Yayasan Kawula Alit Nusantara, 2004Untuk mendapatkan MA pada School of
Telecommunication di Ohio...
DUTA BESAR ORANGUTAN
-
Sebuah kehormatan ketika saya dipercaya menjadi Ambassador Orangutan oleh
organisasi internasional yang peduli pada salah satu satwa langka di
Indonesia.
B...